Skip to main content

Tengah Perang Lawan C0R0NA, Tenaga Medis di Mojokerto ini Tak Lupa Kewajibannya, Tetap Sholat Walau Masih Pakai APD Lengkap

Potret aparat kedokteran melakukan ibadah shalat dengan memakai Perlengkapan Penjaga Diri( APD) komplit viral di alat sosial sehabis dibagikan oleh account Facebook Ida Sulaiman, Selasa( 7/ 4/ 2020).

Dalam unggahan itu, Ida menorehkan daya kedokteran itu bertugas di ruang pengasingan buat penindakan penderita C0V1D- 19. Perihal seperti itu yang tidak membolehkan si daya kedokteran buat dapat berangkat ke mushola rumah sakit, sebab letaknya wajib senantiasa siap sedia di dalam ruangan.

Di sisi itu, ketersediaan APD pula terbatas, mengenang APD tidak dapat digunakan kembali sehabis dilepas sebab amat beresiko, beresiko terjangkit C0V1D- 19.

� Ini beneran terjalin, peranan tetep harus dilaksanakan. Mengapa dicoba semacam itu? Sebab khawatir, buat meminimalisir pencemaran,� catat Ida dalam penjelasan.

� Tolong kita plissss, stay at home saja. Janganlah pergi jika tidak menekan, piket kebal, piket kepercayaan. Kalaulah terdesak wajib pergi rumah gunakan masker, piket kebersihan tangan,� tutup ia.

Dikala dikonfirmasi, Kasi Keperawatan RSUD dokter Wahiding Sudiro Husodo, Elisabeth membetulkan kalau aparat kedokteran yang menunaikan ibadah shalat itu merupakan bagian dari bahadur di RSUD dokter Wahidin Sudiro Husodo, Mojokerto, Jawa Timur, dalam melawan wabah C0R0NA.

� Memanglah itu paramedis yang spesial menanggulangi penderita C0V1D- 19 di mari,� ucapnya.

� Aparat kita yang melaksanakan shalat itu bekerja di bagian dalam ruang pengasingan.�

� Insya Allah, shalat itu buat memantapkan hati aparat kita. Untuk kita, masuk ke ruang pengasingan merupakan berjuang. Semua protap wajib kita simak serta peranan pula senantiasa dilaksanakan,� tutur Elisabeth, dikutip TribunnewsBogor. com.

Tadinya, luang viral pula seseorang aparat kedokteran melakukan shalat dengan menggunakan pakaian hazmat komplit. Potret mengharukan itu tiba dari salah seseorang aparat kedokteran yang bertugas di Hawler Teaching Hospital, salah satu rumah sakit di kota Erbil, Irak. 


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar