Skip to main content

Suami di Garut ini Tega Siram Air Mendidih Ke Tubuh Istrinya, Anaknya Sampai Meronta-Ronta Ketika Melihat Kondisi Ibunya

Lagi marak serta viral di alat sosial, seseorang suami membasahi air panas ke badan istrinya.

Merupakan account Facebook Yuni Rusmini, yang memberikan peristiwa itu.

Diterangkan oleh si account, kejadian itu terjalin di Dusun Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut Selatan, Jawa Barat.

�#stop KDRT

Suami curah air mendidih ke badan istri.

Saat ini( julukan anak Santi) bayi( 5 TAHUN) Cuma Dapat MERONTA Memandang IBUNYA,, si bunda bernama SANTI( 24 TAHUN) PENUH Cedera DISEKUJUR Badannya KARNA DI Curah AIR MENDIDIH OLEH suaminya.

#lokasi DI Dusun SAGARA KEC CIBALONG GARUT SELATAN.

#yunirusmini fb

#noted apapun alsnnya KDRT adlh salah serta melanggar hukum. Cuma bui adlh dampak kapok. Mengapa? Klu didiamkan hendak jadi kerutinan, tidak hanya dapat buat cacat permanen korban, mengganggu kejiwaan apalagi parah nyawa korban dapat melayang,� catat account Yuni Rusmini.

Menyusul artikel itu, dikenal pelakon penyiraman ataupun suami dari korban Santi, yang bernama samaran HE( 25) sudah diamankan serta mendekam di sel Polres Garut.

� Pelakon melaksanakan perbuatan kekerasan ke istrinya dengan menyiramkan air panas ke bagian punggung. Korban pula dipukul serta ditendang oleh pelakon,� kata Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng.

Ada pula bab peristiwa itu, mengutip dari TribunJatim. com, ialah HE memandang banyak semut di dalam cawan yang berisikan sayur.

� Kemudian HE menyapa istrinya itu sebab banyak semut di sayurnya tetapi peringatan HE tidak diperoleh oleh korban. Setelah itu pergi perkata agresif dari korban,� lanjut AKP Maradona.

Atas perkata agresif seperti itu, HE naik pitam serta lalu mengutip termos bermuatan air panas, kemudian menyiramkannya ke punggung korban. 


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar