Skip to main content

C0V1D-19 Memang Me-matikan, Tapi Mereka Lebih Takut Ke-laparan Ketimbang V1RUS C0R0NA

Pada kesimpulannya, bukan V1RUS C0R0NA( C0V1D- 19) yang membuat warga khawatir nyawanya rawan, tetapi kehabisan profesi serta pangkal pemasukan lah yang sangat mereka resahkan dikala ini.

Semacam yang kita tahu, V1RUS C0R0NA berefek pada perekonomian negeri ataupun warga, sebab terjalin penutupan industri massal buat menekan nilai penyebaran V1RUS C0R0NA. Beberapa pegawai juga banyak yang terdesak di- PHK( Pemutusan Ikatan Kegiatan) karena menyusutnya omset.

Sedangkan tiap harinya, keinginan hidup wajib terkabul. Inilah yang jadi momok warga Indonesia, terlebih orang kecil.

Ahmad Lahua, misalnya. Sepanjang ini, ayah 2 anak ini bertumpu pada profesinya bagaikan juru mudi becak motor nama lain bentor. Tetapi saat ini, mata pencaharian salah satunya ini mulai rawan di tengah wabah C0R0NA, sebab sepinya klien.

� Pemasukan aku menurun, penumpang kurang, sekolah prei serupa karyawan yang lazim jadi langganan, itu seluruh bertugas di rumah,� ucapnya, dikutip Merdeka. com.

Sementara itu, saat sebelum terdapatnya V1RUS C0R0NA, Lahua senantiasa kebanjiran penumpang, sampai dapat mengantar 15 penumpang per hari. Tetapi saat ini, cuma terdapat 5 ataupun 6 orang penumpang saja.

� Bisa 5 penumpang saja satu hari itu telah terbatas beruntung,� tutur Lahua.

Lahua berterus terang, dirinya terdesak senantiasa bertugas di tengah imbauan penguasa buat senantiasa di rumah. Apalagi dikala ditanya apakah tidak khawatir terkena V1RUS itu, Lahua menanggapi,� Kita lebih khawatir kelaparan dari khawatir C0R0NA.� 


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar